Pentingnya Tes Grounding: Berapa Nilai Tahanan yang Aman?
· 3 menit baca · Tim Bintang Petir Indonesia

Grounding adalah jalur terakhir arus petir menuju tanah. Tanpa pengukuran, Anda tidak tahu apakah jalur itu benar-benar bekerja.
Grounding atau pembumian adalah batang dan kabel yang ditanam di tanah untuk membuang arus petir. Semakin kecil tahanannya, semakin mudah arus mengalir ke tanah dan semakin kecil risiko arus berbelok ke bangunan atau instalasi listrik.
Berapa nilai yang dianggap aman?
Di Indonesia, nilai yang umum dijadikan acuan untuk instalasi penangkal petir adalah tahanan grounding tidak lebih dari 5 Ohm. Nilai ini diukur dengan earth tester setelah grounding terpasang.
Apa yang memengaruhi nilai tahanan?
Jenis dan kelembapan tanah
Tanah liat yang lembap umumnya menghasilkan tahanan lebih rendah daripada tanah berpasir atau berbatu yang kering.
Kedalaman batang grounding
Bila hasil ukur masih tinggi, batang grounding bisa diperdalam atau ditambah titiknya.
Kualitas sambungan
Sambungan kabel yang longgar atau berkarat menaikkan tahanan. Box kontrol memudahkan pemeriksaan sambungan ini.
Kapan perlu diukur ulang?
Selain saat serah terima, sebaiknya grounding diukur ulang secara berkala, misalnya setahun sekali menjelang musim hujan, dan setiap kali ada renovasi di sekitar jalur kabel atau titik grounding.
Artikel lainnya

· 4 menit baca
Perbedaan Penangkal Petir Konvensional dan Elektrostatis
Dua sistem ini sama-sama menyalurkan petir ke tanah, tetapi cara kerja, biaya, dan bangunan yang cocok berbeda. Ini cara memilihnya.
Baca selengkapnya
· 3 menit baca
5 Tips Memilih Jasa Pasang Penangkal Petir
Penangkal petir yang dipasang asal-asalan bisa lebih berbahaya daripada tidak memasang sama sekali. Lima hal ini membantu Anda memilih penyedia jasa yang tepat.
Baca selengkapnya